Selasa, 28 Mei 2013

Gabinete PR Diskuti Implementasaun Militar Obrigatorio



Gabinete Prezidencia da Republika (PR) realiza seminario ho objetivu atu halo diskusaun hodi halibur informasoens, ideias, vantazen no desvantazen wainhira implementa militar obrigatorio iha Timor Leste (TL).
“Enkontru ida ohin (horseik) ne’e ho diskusaun hamutuk ho veteranus sira, Sosiedade civil sira atu halo diskusaun konaba asuntus ne’ebe Prezidente da Republika foti antes maka servisu nasional ou militar obrigatorio no sidadania civika Patriotika,”dehan Xefi Casa Civil Prezidente da Republika, Fidelis Magalhães ba jornalista sira iha Palacio Prezidensial Aitarak Laran Dili, Tersa (28/5) hafaoin hala’o seminario ho sosiedade Civil, Veteranus no reprezentante husi Instituisaun Falintil Forsa Defeza Timor Leste (F-FDTL) no Polisia Nasional Timor Leste (PNTL).
Iha diskusaun ne’e, Xefi Casa Civil hatutan, Prezidensia Republika liu husi kaza militar informa asuntu konaba sidadania civika patriotika ne’ebe maka mai ho vantazen no desvantazen ne’ebe maka identifika ona.
Vantazen atu implementa militar obrigatorio ho intrepretasaun husi Prezidensial nian ho naran sidadania patriotika. tanba militar obrigatorio ne’e bele eduka joven sira atu sai nasionalizmu liu tan konaba nasaun demokratiku no bele mos haklean koñesimentu joven sira nian iha area oi-oin hanesan area Saude, Edukasaun, Mekaniku, no seluk-seluk tan ne’ebe maka sei implementa.
Nune’e mos konaba desvantazen atu implementa militar obrigatorio maka kustu ka modalidade ba implementasaun, tanba sei iha programa barak konaba militar nian no fo formasaun ba joven sira iha area oi-oin.
Iha fatin hanesan Adjunto Director Organizasaun Não Governamental (ONG) Fundasaun Mahein (FM), João Almeida, hateten katak, pedidu husi Gabinete Prezidensia da Republika nian katak FM atu aprezenta tema ida konaba ameasa no isu ba Timor Leste.
Tamba ne’e Adjuntu Director FM ne’e informa katak tuir rezultadu monitorizasaun FM nian durante ne’e haré katak isu ne’ebe sai tendensia nasional no rejional implika to’o iha violensia domesika ninian hanesan terorizmu, trafiku humanu, peska ilegal.
“Iha rejiaun ninian kazu hanesan terorizmu, droga, trafiku humanu, atakes pirate, peska ilegal. tanba ne’e maka ami hanoin ameasa sira ne’ebe iha rejiaun implika to’o iha estabilidade nasional ninian, liga ba servisu militar obrigatorio,”dehan  João Almeida
Tamba ne’e parte Organizasaun ne’ebe maka durante ne’e halo monitorizasaun ba parte defeza no seguransa nian husu presiza dezenvolve politika defeza nasional hodi haré mos ba ameasa saida maka iha wainhira implementa militar obrigatoriu.
“Entaun ita liga fila fali ho servisu militar obrigatorio ninian bele presiza aplika ka lae tamba ne’e maka iha konkluzaun ami hateten katak ita presiza dezemvolve politika defeza nasional ida, presiza haré mos amesa ne’e saida?,”sujere Adjuntu Director FM ne’e.
 Aliende ne’e mos, nia hateten, liga ba amesa domestika, krime organizadu, empregu, nune’e mos rekursu ne’ebe maka TL uza agora hodi hala’o dezenvolvimentu iha rai laran depende ba fundus petroliferu. tanba ne’e presiza halo estudus ida klean depois maka implementa militar obrigatorio.JNDiario

Senin, 27 Mei 2013

Adakah Manusia Sempurna?

“Maaf, aku bukan sesempurna yang engkau harapkan!”. Atau, “Aku bukan nabi yang bisa sempurna, ku tak luput dari dosa.” Kata-kata yang sering kita dengarkan atau ,bahkan kita sendiri pernah mengucapkan.
Kata-kata “maaf”, “sempurna”, “nabi”, seakan-akan saling berkaitan dan berputar bak untain biji tasbih. Kata “maaf” sering kali cepat-cepat digunakan untuk menutupi kekurangan dirinya, alias ketidak kesempurnaannya. Di lain pihak, yang sempurna seakan-akan milik nabi saja, selain nabi, manusia tidak pernah mencicipi namanya kesempurnaan sebagai manusia. dengan kata lain, manusia, selain nabi, tidak pernah sukses berevolusi menuju maqom sempurna.
Benarkah manusia memang tidak bisa mencapai maqom kesempurnaannya sebagai makhluk yang bernama manusia. apakah “sempurna” hanya diperuntukkan bagi nabi? kesempurnaan nabi apakah hasil olah budi ataukah memang “begitu saja” Tuhan memberikan padanya? Lantas apa makna “ahsanu taqwim” bagi manusia sebagai makhluk yang diciptkan sebaik-baiknya diantara makhluk lainnya? Apakah kesempurnaan itu hanya berlaku saat dikomparasikan dengan makhluk Tuhan lainnya sehingga tatkala dia (manusia) berhadapan dengan sesamanya masih memiliki banyak tanda tanya tentang kesempurnaannya?
Pertanyaan selanjutnya, adakah manusia sempurna, selain nabi? kalau memang ada, siapa dia? Apa ciri-cirinya? Mungkinkah, sempurna itu bagaikan tempat tertinggi yang harus dicapai dengan pendakaian yang cukup sulit sehingga dalam perjalanan itu sendiri banyak yang gagal menjalaninya, tak ayal jika banyak manusia yang cepat-cepat meminta maaf ketidakberhasilannya mencapai derajat “sempurna” itu?
Menjadi manusia sempurna adalah keinginan setiap manusia, tidak peduli status sosialnya, jenis kelaminnya, ras sukunya, semuanya ingin menggapai manusia sempurna. Tentunya, kata sempurna tidak dapat lepas dari perjalanan tafsir manusia yang kait berkelindan dengan waktu, peradaban, dan kemajuannya di zamannya. Sekarang, kata sempurna, banyak digunakan hanya untuk merujuk ketidakpunyaannya masalah rupa, harta maupun jabatan. Dengarkanlah rintihan pemuda di hadapan pemudi atau sebaliknya, tatkala ditolak cintanya atau tidak bisa menuruti kemauan pasangannya reflek kata” sempurna” segera meluncur dari bibirnya. Sungguh mengenaskan sekali dan ini menunjukkan sesungguhnya begitu banyak manusia sempurna dan tidak sempurna, bagaiakan larahan daun dimusim kemarau.
Benarkah kesempurnaan itu hanya berkutat masalah rupa, harta dan sosial strata? Alangkah bijaknya jika kita membedakan antara “sempurna” dengan “lengkap”. Dalam bahasa, letak dua kata yang berarti “sempurna” (perfect) dan “lengkap” (complete) berdekatan satu sama lain, tetapi tidak persis sama dalam pengertian, dan kedua-duanya memiliki suatu pengertian antonim., yaitu cacat (defective). Kata “lengkap” merujuk pada sesuatu yang disiapkan menurut rencana, seperti sebuah rumah dan masjid. Jika setiap bagian dari kedua bangunan tidak selesai, ia disebut tidak lengkap atau kurang. Akan tetapi, sesuatu dapat disebut “lengkap” dan mungkin ada kelengkapan yang lebih tinggi atau banyak tingkatan yang lebih tinggi dari itu, dan itulah yang disebut “kesempurnaan”.
“Lengkap” adalah suatu kemajuan horizontal menuju perkembangan maksimum, sedangkan “sempurna” adalah pendakian vertikal menuju tingktan tertinggi yang mungkin.
Definisi sempurna yang menunjukkan tingkatan tertinggi, seseuatau yang ingin dicapai manusia berimplikasi melahirkan berbagai teori-teori tentang kesempurnaan manusia. mahzab-mahzab ini mencoba untuk memberikan “tanda” mengenai apa parameternya manusia mencapai maqom “Sempurna”. Pandangan berbagai mazab sehubungan dengan manusia sempurna bisa diringkas sebagai berikut.
Pertama, mahzab kaum rasionalis yang melihat manusia dalam aspek kualitas mentalnya, dan menggangap bahwa esensi manusia terletak pada pikiran dan fakultas rasionalnya. Pandangan ini, seorang manusia sempurna adalah seorang pemikir, dan kesempurnaannya ada pada filsafatnya. Persoalan etika dikendalikan dengan akal. Apakah akal Ada mendominasi dan mengendalikan nafsu, ataukah sebaliknya? Apakah akal Anda mendominasi kemarahan dan ketakutan Anda, ataukah sebalinya? Apabila Anda mampu berusaha memahami dunia melalui penalaran, dan mengizinkan akal anda mengendalikan diri, Anda adalah manusia sempurna.
Kedua, mahzab cinta atau gnostisisme (‘irfan). Dengan cinta dimaksudkan ibadah kepada Tuhan dengan penuh keintiman. Mahzah cinta adalah seluruh gerakan, yakni gerakan vertikal alih-alih gerakan horizontal, sekalipun pada tahapan selanjutnya ia menempuh arah horizontal. Kalangan pecinta Tuhan ini tidak percaya pada penalaran dan perenungan sebagai sarana kemajuan; cinta adalah spirit manusia yang memajukan sampai ia mencapai Tuhan. Monoteisme mereka adalah kesatuan eksistensi, yang mengambil bentuk kebenaran mutlak ketika manusia mencapai posisi itu. Artinya, seorang manusia sempurna menjadi Tuhan secara ultimat atau bagian dari-Nya.
Ketiga, mahzab kekuasaan. Pandangan mengenai manusia sempurna adalah kesempurnaan manusia tidak bergantung pada akal rasional ataupun cinta, melainkan pada kekuasaan, yang bermakna daya, kekuatan, atau yang serupa. Pada era Yunani Kuno, ada sekelompok orang yang disebut kamu Sofis, yang terang-terangan menyatakan bahwa kekuasaan adalah kebenaran, sedangkan kelemahan adalah tiadanya kebenaran. Jadi, keadilan dan ketidakadilan tidak punya makna apa-apa bagi mereka lantaran kekuasaan adalah kebenaran dan setiap manusia sedang berupaya untuk mendapatkan kekuasaan tanpa syarat atau batasan apa pun.
Selain tiga mahzab, masih ada pandangan seputar manusia sempurna. Ada yang mengatakan kesempurnaan manusia terletak pada kelemahannya. Apabila ia memiliki kekuasaan, ia akan menunjukan penyerangan. Cinta dan realisasi diri, begitu mahzab lain membuat parameter, merupakan pijakan utama seluruh pencapaian manusia. apabila manusia mampu mengendalikan dan mendominasi dirinya, sangat mungkin terjadi ia mampu untuk mendominasi segala sesuatu yang lainnya.
Inilah pusparagam pandangan yang telah diekspresikan seputar manusia sempurna. Masing-masing mahzab memberi batasan, tanda-tanda kapan manusia bisa disebut manusia sempurna. Buku ini yang ditulis Murtadha Muthahhari mencoba menganilis pandangan-pandangan berbagai mahzab tersebut. Penulis buku ini mencoba mengkomparasikan teori-teroi dengan dalil-dalil Al-Qur’an dan Sunnah. Menurutnya Al-Qur’an dan Sunnah memberikan gambaran tentang manusia sempurna dengan keistimewaan-keistemewaannya, yang dinamakan mukmin sejati atau muslim sejati. Cara lain adalah dengan memuliakan individu-individu nyata yang dididik berdasarkan model Al-Qur’an dan Sunnah, bukan wujud imajiner dan idealistik, melainkan suatu pribadi yang nyata dan objektif yang eksis di berbagai tahap kesempurnaan dan level tertingginya atau bahkan sedikit pada level terendahnya.
Cinta, akal, keadilan, kebebebasan, pelayaan kepada sesama, dan ibadah adalah nilai-nilai kemanusiaan. Lantas, siapakah manusia sempurna itu? apakah ia seorang ahli ibadah, atau zuhud, atau orang merdeka, atau ahli pecinta, atau pemilik akal? Tak satu pun dari semua ini berujung manusia sempurna. Namun, apabila semua nilai kemanusiaan ini dikembangkan pada dirinya dalam cara yang harmonis, ia dapat dipandang sebagai manusia sempurna.
Manusia adalah manusia yang memiliki potensi kemalaikatan dan kebumian, karena manusia merupakan kombinasi keduanya, yang bisa naik ke derajat malaikat atau sebaliknya, anjlok ke level hewaniyah. Manusia, oleh Tuhan, telah diberi kemampuan (talenta) dan dibiarkan bebas memilih ganjaran atau hukuman melalui perbuatan-perbuatannya itu, sementara maklhuk lainnya tidak mempunyai kepantasan semacam itu. manusia mesti memilih cahayanya sendiri dan memperoleh kesempurnaan melalui kesahajaan dan kesetimbangan serta menggunakan seluruh talentanya.
Judul Asli : Perfect Man
Judul : Manusia Sempurna, Nilai dan Kepribadian manusia pada Intelektualitas, Spiritualitas dan Tanggung jawab Sosial
Penulis : Mutadha Muthahhari
Penerbit : Rausyan Fikr, Yogyakarta
Tahun Terbit : cetakan 2, edisi khusus Maulid Nabi Muhammad SAW. 1433 H.
Tebal : 155 halaman.
kaha.anwar@gmail.com

Kata kata hikmah.

1) Jangan sekali-kali kita meremehkan sesuatu perbuatan baik walaupun hanya sekadar senyuman.

2) Dunia ini umpama lautan yg luas. Kita adalah kapal yg belayar di lautan telah ramai kapal karam didalamnya.. andai muatan kita adalah iman, dan layarnya takwa, nescaya kita akan selamat dari tersesat di lautan hidup ini.

3) Hidup tak selalunya indah tapi yang indah itu tetap hidup dalam kenangan.

4) Setiap yang kita lakukan biarlah jujur kerana kejujuran itu telalu penting dalam sebuah kehidupan. Tanpa kejujuran hidup sentiasa menjadi mainan orang.

5) Hati yg terluka umpama besi bengkok walau diketuk sukar kembali kepada bentuk asalnya.

6) Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi. Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa. Dalam kesempitan hidup ada kekuasaan ilmu.

7) Ikhlaslah menjadi diri sendiri agar hidup penuh dengan ketenangan dan keamanan. Hidup tanpa pegangan ibarat buih-buih sabun. Bila-bila masa ia akan pecah.

8) Kegagalan dalam kemuliaan lebih baik daripada kejayaan dalam kehinaan. Memberi sedikit dengan ikhlas pula lebih mulia dari memberi dengan banyak tapi diiringi dengan riak.

9) Tidak ada insan suci yang tidak mempunyai masa lampau dan tidak ada insan yang berdosa yang tidak mempunyai masa depan.

10) Kata-kata yang lembut dapat melembutkan hati yang lebih keras dari batu.Tetapi kata-kata yang kasar dapat mengasarkan hati yang lunak seperti sutera.

11) Lidah yang panjangnya tiga inci boleh membunuh manusia yang tingginya enam kaki.

12) Agama tidak pernah mengecewakan manusia. Tetapi manusia yang selalu mengecewakan agama.

13) Nafsu mengatakan perempuan itu cantik atas dasar rupanya. Akal mengatakan perempuan itu cantik atas dasar ilmu dan kepintarannya. Dan hati mengatakan perempuan itu cantik atas dasar akhlaknya.

14) Keikhlasan itu umpama seekor semut hitam di atas batu yang hitam di malam yang amat kelam. Ianya wujud tapi amat sukar dilihat.

15) Hidup memerlukan pengorbananan. Pengorbanan memerlukan perjuangan. Perjuangan memerlukan ketabahan. Ketabahan memerlukan keyakinan. Keyakinan pula menentukan kejayaan. Kejayaan pula akan menentukan kebahagiaan.

16) Seseorang yang bijak melahirkan kata-kata selalunya disanjung sehingga ia mula bercakap kosong

17) Harta akan habis digunakan tanpa ilmu tetapi sebaliknya ilmu akan berkembang jika ianya digunakan.

18) Kekayaan bukanlah satu dosa dan kecantikan bukanlah satu kesalahan. Oleh itu jika anda memiliki kedua-duanya janganlah anda lupa pada Yang Maha Berkuasa.

19) Sahabat yang tidak jujur ibarat dapur yang berhampiran. Jikalau pun kamu tidak terkena jelaganya sudah pasti akan terkena asapnya.

20) Mengapa manusia gemar mencetuskan pertelingkahan sedangkan manusia itu sendiri dilahirkan dari sebuah kemesraan.

21) Kita sentiasa muda untuk melakukan dosa tetapi tidak pernah tua untuk bertaubat.

22) Gantungkan azam dan semangatmu setinggi bintang di langit dan rendahkan hatimu serendah mutiara di lautan.

23) Setiap mata yang tertutup belum bererti ia tidur. Setiap mata terbuka belum bererti ia melihat.

24) Jadikan dirimu bagai pohon yang rendang di mana insan dapat berteduh. Jangan seperti pohon kering tempat sang pungguk melepas rindu dan hanya layak dibuat kayu api.

25) Menulis sepuluh jilid buku mengenai falsafah lebih mudah daripada melaksanakan sepotong pesanan.

26) Jangan menghina barang yang kecil kerana jarum yang kecil itu kadang- kadang menumpahkan darah.

27) Kegembiraan ibarat semburan pewangi, pabila kita memakainya semua akan dapat merasa keharumannya. Oleh itu berikanlah walau secebis kegembiraan yang anda miliki itu kepada teman anda.

28) Esok pasti ada tetapi esok belum pasti untuk kita. Beringat-ingatlah untuk menghadapi esok yang pastikan mendatang.

29) Reaksi emosi jangan dituruti kerana implikasinya tidak seperti yang diimaginasi .

30) Sahabat yang beriman ibarat mentari yang menyinar. Sahabat yang setia bagai pewangi yang mengharumkan. Sahabat sejati menjadi pendorong impian. Sahabat berhati mulia membawa kita ke jalan Allah.

31) Orang yang bahagia itu akan selalu menyediakan waktu untuk membaca kerana membaca itu sumber hikmah menyediakan waktu tertawa kerana tertawa itu muziknya jiwa, menyediakan waktu untuk berfikir kerana berfikir itu pokok kemajuan, menyediakan waktu untuk beramal kerana beramal itu pangkal kejayaan, menyediakan waktu untuk bersenda kerana bersenda itu akan membuat muda selalu dan menyediakan waktu beribadat kerana beribadat itu adalah ibu dari segala ketenangan jiwa.

32) Penglihatan itu sebagai panah iblis yang berbisa, maka siapa yang mengelakkannya kerana takut padaKu, maka Aku akan menggantikannya dengan iman yang dirasakan manisnya dalam hati...

33) "Wanita yang cantik tanpa peribadi yang mulia, umpama kaca mata yangbersinar- bersinar, tetapi tidak melihat apa-apa"

34) "Kekecewaan mengajar kita erti kehidupan. Teruskan perjuangan kita walaupun terpaksa menghadapi rintangan demi rintangan dalam hidup"

35) Tanda Orang Bijaksana Ialah Hatinya Selalu Berniat Suci; Lidahnya Selalu Basah Dengan Zikrullah; Matanya Menangis Kerana Penyesalan (Terhadap Dosa); Sabar Terhadap Perkara Yang Dihadapi Dan Mengutamakan Akhirat Berbanding Dunia.

36) Jika kejahatan di balas kejahatan, maka itu adalah dendam. Jika kebaikan dibalas kebaikan itu adalah perkara biasa. Jika kebaikan dibalas kejahatan, itu adalah zalim. Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan, itu adalah mulia dan terpuji."

37) "Hidup umpama aiskrim. Nikmatilah ia sebelum cair"

38) "Kata-kata itu sebenarnya tidak mempunyai makna utk menjelaskan perasaan. Manusia boleh membentuk seribu kata-kata, seribu bahasa. Tapi kata-kata bukan bukti unggulnya perasaan"

39) "Hidup tidak boleh berpandukan perasaan hati yg kadangkala boleh menjahanamkan diri sendiri. Perkara utama harus kita fikirkan ialah menerima sesuatu atau membuat sesuatu dgn baik berlandaskan kenyataan"

40) "Hidup adalah gabungan antara bahagia dan derita. Ia adalah menguji keteguhan iman seseorang. Malangnya bagi mereka yg hanya mengikut kehendak hati tidak sanggup menerima penderitaan.

41) Hadiah Terbaik : Kepada kawan - Kesetiaan Kepada musuh - Kemaafan Kepada ketua - Khidmat Kepada yang muda - Contoh terbaik Kepada yang tua - Hargai budi mereka dan kesetiaan. Kepada pasangan - Cinta dan ketaatan Kepada manusia - Kebebasan

42) "Berfikir secara rasional tanpa dipengaruhi oleh naluri atau emosi merupakan satu cara menyelesaikan masalah yg paling berkesan"

43) "Hiduplah seperti lilin menerangi orang lain, janganlah hidup seperti duri mencucuk diri dan menyakiti orang lain."

44) "Dunia ini ibarat pentas. Kita adalah pelakonnya. Maka berlumba-lumbalah beramal supaya hidup bahagia di dunia dan akhirat"

45) "Akal itu menteri yang menasihati, Hati itu ialah raja yang menentukan, Harta itu satu tamu yang akan berangkat, kesenangan itu satu masa yang ditinggalkan".

46) "Selemah-lemah manusia ialah orang yg tak boleh mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yg mensia-siakan sahabat yg telah dicari"

47) "Cakap sahabat yg jujur lebih besar harganya daripada harta benda yg diwarisi dari nenek moyang"

48) "Ingatlah, sabar itu iman, duit bukan kawan, dunia hanya pinjaman dan mati tak ber teman.."

49) "Lidahmu adalah bentengmu, jika engkau menjaganya maka ia akan menjagamu, dan jika engkau membiarkannya maka ia tidak akan mempedulikanmu"

50) "Orang yg paling berkuasa adalah orang yg dapat menguasai dirinya sendiri"

51) "Seseorang menganggap sekatan sebagai batu penghalang, Sedangkan orang lain menganggapnya sebagai batu lonjatan."

52) "Kalau kita melakukan semua yang kita upaya lakukan, sesungguhnya kita akan terkejut dengan hasilnya."

53) "Kita selalu lupa atau jarang ingat apa yang kita miliki, tetapi kita sering kali ingat apa yang ora ng lain ada."

54) "Apa yang diperolehi dalam hidup ini, adalah sepenuhnya daripada apa yang kita berikan padanya."

55) "Fikirkan hal-hal yang paling hebat, Dan engkau akan menjadi terhebat. Tetapkan akal pada hal tertinggi, Dan engkau akan mencapai yang tertinggi."

56) "Dunia ini tiada jaminan melainkan satu peluang."

57) "Kehidupan kita di dunia ini tidak menjanjikan satu jaminan yang berkekalan. Apa yang ada hanyalah percubaan, cabaran dan pelbagai peluang. Jaminan yang kekal abadi hanya dapat ditemui apabila kita kembali semula ke pada Ilahi."

58) "Rahsia kejayaan hidup adalah persediaan manusia untuk menyambut kesempatan yang menjelma."

59) "Kekuatan tidak datang dari kemampuan fizikal,tetapi ianya datang dari semangat yang tidak pernah mengalah."

60) "Mengetahui perkara yang betul tidak memadai dan bermakna jika tidak melakukan perkara yang betul."

61) "Kecemerlangan adalah hasil daripada sikap yang ingin sentiasa melakukan yang terbaik."

62) "Jadikan sebagai aturan hidup untuk melakukan yang terbaik dalam apa jua yang dilakukan, pasti akan menghasil kecemerlangan.

63) “Kehidupan ini dipenuhi dengan seribu mcm kemanisan tetapi untuk mencapainya perlu sejuta macam pengorbanan dan kepahitan..manis tidak akan dtg sendiri”

64) Sehalus-halusnya musibah adalah ketika kedekatan kita dengan Allah perlahan-lahan tercabut. Dan itu biasanya ditandai dengan menurunnya kualiti ibadah.

65) kehebatan orang yang bertawakal itu adalah kerana mereka berserah seluruh jiwa raga kepada ALLAH. Mereka terlalu yakin sehingga percaya pada sandaran Maha Suci ALLAH.

66) Jika kita memelihara kebencian dan dendam, maka seluruh waktu dan pikiran yang kita miliki akan habis dan kita tidak akan pernah menjadi orang yang produktif.

67) Kekurangan orang lain adalah ladang pahala bagi kita untuk memaafkannya, mendoakannya, memperbaikinya, dan menjaga aibnya.

68) Bertambah kuat kepercayaan kepada agama, bertambah tinggi darjatnya di dalam pergaulan hidup, dan bertambah naik tingkahlaku dan akal budinya.

69) Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia ,
lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya .
Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.

70) Sesiapa yang berbohong hilanglah air mukanya dan sesiapa yang buruk akhlaknya banyaklah dukacitanya.

71) Akan datang kepada manusia suatu zaman tidak akan reda mata orang yang bijaksana.

72) Sesungguhnya orang bertalam dua muka bukan seorang yang jujur di sisi Allah.

73) Aku pernah memindahkan batu-bata dan memikul besi, tetapi aku tidak pernah melihat sesuatu yang lebih berat daripada hutang.

74) Tidak ada sesuatu yang lebih meletihkan badan daripada permainan.

75) Aku pernah makan makanan yang baik dan memeluk yang terbaik tetapi aku tidak pernah melihat sesuatu yang lebih lazat daripada kesihatan.

76) Janganlah kamu duduk lama di dalam tandas kerana ia akan mewarisi penyakit buasir.

77) Berdiam diri itu adalah hikmah (perbuatan yang bijak) sedangkan amat sedikit orang yang melakukannya.

78) Sesungguhnya lama bersendirian itu dapat memahami untuk berfikir dan lama berfikir itu adalah petunjuk jalan ke syurga.

79) Kehinaan dalam melakukan ketaatan kepada Allah lebih mendekatkan diri daripada mulia dengan maksiat (perkara menyebabkan dosa) kepada-Nya.

80) Kata-kata nasihat amat menyukarkan bagi orang bodoh, sebagaimana sukarnya berjalan di atas jalan yang tidak rata bagi seorang tua.

81) Sekiranya kamu di dalam solat, jagalah hatimu, sekiranya kamu makan, jagalah kerongkongmu, sekiranya kamu berada di rumah orang lain, jagalah kedua matamu dan sekiranya kamu berada di kalangan manusia, jagalah lidahmu.

82) Tidak ada kebaikan bagimu untuk mempelajari apa yang belum kamu tahu sedangkan kamu belum beramal dengan apa yang kamu tahu.

83) Ingatlah dua perkara iaitu Allah dan mati, lupakan dua perkara lain iaitu kebaikanmu terhadap hak dirimu dan kebaikanmu terhadap orang lain.

84) Bukanlah harta itu seperti kesihatan dan bukanlah nikmat itu seperti jiwa yang baik.

85) Sesiapa yang melihat-lihat keaiban diri, dia tidak akan peduli keaiban orang lain.

86) Sesiapa yang tidak mengenakan pakaian takwa, dia tidak akan ditutupi dengan suatu apa pun.

87) Sesiapa yang reda rezeki Allah, dia tidak akan sedih dengan apa yang ada di tangan orang lain.

88) Sesiapa yang mencabut pedang kezaliman, dia akan memotong tangannya.

89) Sesiapa yang menggali telaga untuk saudaranya, dia akan terjatuh ke dalamnya.

90) Sesiapa yang mencabut hijab (penghadang) orang lain, akan terbukalah auratnya (keaibannya).

91) Sesiapa yang memendamkan sesuatu perkara, dia akan mendapat celaka.

92) Sesiapa yang membahayakan dirinya, dia akan binasa.

93) Sesiapa yang tidak menggunakan akalnya, dia akan dihina.

94) Sesiapa yang bersifat takbur dengan manusia, dia akan dikeji.

95) Sesiapa yang menyelidiki dengan mendalam sesuatu pekerjaan (perkara), dia akan berasa jemu.

96) Sesiapa yang tidak berpengalaman dalam setiap urusan, dia akan dikhianati.

97) Sesiapa yang mengetahui ajal mautnya, akan pendeklah impiannya.

98) Sesiapa yang bersahabat dengan orang rendah akhlak, dia dipandang hina.

99) Kebahagiaan terletak pada kemenangan memerangi hawa nafsu dan menahan kehendak yang berlebih-lebihan. ( Imam Al-Ghazali ).

100) Bahagialah orang yang dapat menjadi tuan untuk dirinya, menjadi kusir untuk nafsunya dan menjadi kapten untuk bahtera hidupnya. ( saidina Ali Abi Talib ).

101) Tahan menderita kepahitan hidup sehingga penderitaan menjadi kekayaan adalah bahagia. ( Hamka ).

102) Kenal akan keindahan dan sanggup menyatakan keindahan itu kepada orang lain adalah bahagia. ( Hamka ).

103) Bahagia sekali orang-orang yang menahan lidahnya daripada berkata-kata secara berlebih-lebihan dan mendermakan hartanya yang lebih. ( maksud hadis).

104) Berbahagialah orang yang dapat menyalahkan dirinya sendiri sebelum menyalahkan orang lain. ( Maksud hadis ).

105) Perluaskanlah bidang dan minat dan kegemaran anda supaya masa anda tidak terbuang dengan sia-sia yang boleh menghanyutkan anda dalam kegiatan atau arus fantasi yang menjahanamkan diri anda.

105) Anggaplah dunia sebagai sebuah tempat yang penuh dengan beraneka perkara menarik yang menunggu anda untuk meneroka dan mempelajarinya.

106) Anda perlu sentiasa bersedia untuk memberi pertolongan, bantuan dan khidmat kepada orang lain.

107) Bersyukur dan bergembiralah terhadap kejayaan dan kemajuan yang dicapai oleh orang lain dan jangan sekali-kali anda merasa cemburu atau iri hati terhadap mereka.

108) Anda hendaklah lebih banyak berfikir dan bercakap tentang pengalaman-pengalaman yang menggembirakan daripada pengalaman-pengalaman yang membawa duka nestapa.

109) Bersyukur dan berpuas hatilah dengan apa yang anda miliki sekarang.Jangan sekali-kali berfikir bahawa anda akan bergembira setelah memiliki perkara-perkara yang tidak anda miliki sekarang.

110) “Bukan semua yang menggembirakan hati kita baik untuk kita. Kadang-kadang yang menggembirakan itu tersembunyi derita. Dan bukan semua yang memualkan hati kita tidak baik untuk kita. Kadang-kadang di situlah letaknya bahagia.”

111)“Biar pendiam tapi berisi, daripada bising menyusahkan orang; biar banyak ingatkan mati, daripada hidup bagaikan arang.”

112) “Paling indah hidup apabila kita mendapat semua yang kita inginkan, tapi paling tak indah bila dah dapat itulah punca masalah hidup kita.”

113) “Pengetahuan adalah teman anda yang terbaik. Ia sentiasa mengikut anda ke mana pun anda pergi. Tatkala semua orang menolak anda, pengetahuan tetap membisikkan sesuatu yang berharga.”

114) “Orang yang banyak duit selalunya tak bawa duit dalam poket tapi kadang-kadang orang yang tak bawa duit dalam poket sebab memang tak berduit.”

115) ”Sembahyang itu ketenangan. Ketenangan benihnya kepintaran, kepintaran itu jawapnya kecemerlangan. ”

116) “Jadilah orang cerdik supaya senang hidup tapi kalau dah terlalu senang selalu jadi tak cerdik.”

117) “Apa nak takut dengan madu, masuk ke perut jadi ubat; tapi takutilah lebah, kalau menyerang boleh padam.”

118) “Tupai kalau tak pernah jatuh ke tanah kira memang pandai, tapi bila jatuh itu tentu terlebih pandai.”

119) “Berlarilah terus hingga ke garisan penamat, sebab perlumbaan yang tidak sampai ke garisan penamat tidak pernah selesai.”

120) “Jika anda mengaku orang jadilah orang, jangan jadi orang-orang.”

121) “Usah mimpi menakluk bintang kalau bulan pun tak kelihatan.”

122) “Jika anda diperdaya orang, itu tandanya anda baik, sebab orang jahat tak akan pilih orang jahat untuk diperdayakan.”

123) “Belumlah seseorang itu layak digelar pendekar selagi dia belum berjuang.”

124) “Jangan takut terlambat. Yang paling bahaya adalah berhenti dan langsung tak bertindak.”

125) “Nak pandai belajarlah, tapi kalau nak memandai-mandai tak payah tunggu pandai.”

126) “Manusia takut pada hantu tapi tak takut berperangai macam hantu.”

127) “Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita ? Kerana Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta …

77 Alasan untuk Mencintai Hidup Anda

Seringkali kita menemukan alasan untuk membenci kehidupan kita daripada mencintainya. Dan tahukah anda? Kehidupan akan membenci kita kembali. Berikut ini merupakan 77 alasan untuk mencintai hidup anda. Anda bisa memilih satu, beberapa atau bahkan semua untuk anda ucapkan dan syukuri setiap hari.
1. Cintai kehidupan anda untuk semua hal yang anda miliki.
2. Cintai kehidupan anda untuk hal-hal yang akan anda terima.
3. Cintai kehidupan anda untuk semua kepastian yang ada saat ini.
4. Cintai kehidupan anda untuk teman-teman yang anda miliki.
5. Cintai kehidupan anda untuk perjalanan-perjalanan indah yang anda lalui.
6. Cintai kehidupan anda untuk teman-teman baru yang akan anda dapatkan.
7. Cintai kehidupan anda untuk semua nasihat buruk yang tidak anda ikuti.
8. Cintai kehidupan anda untuk semua kenangan indah anda.
9. Cintai kehidupan anda untuk orang-orang yang anda sayangi.
10. Cintai kehidupan anda bagi orang-orang yang anda lupakan, karena mereka akan selalu ada untuk memperkaya hidup anda.
11. Cintai kehidupan anda untuk pekerjaan anda, karena pekerjaan merupakan berkat anda bagi orang lain.
12. Cintai kehidupan anda untuk lelucon-lelucon yang masih ingin anda dengar.
13. Cintai kehidupan anda untuk perjalanan-perjalanan indah yang akan anda lakukan.
14. Cintai kehidupan anda untuk segala hal yang belum pasti, karena hal itu akan menantang anda secara pribadi.
15. Cintai kehidupan anda untuk matahari terbit yang pernah anda lihat.
16. Cintai kehidupan anda untuk matahari terbenam yang masih anda ingat.
17. Cintai kehidupan anda untuk terbitnya matahari esok.
18. Cintai kehidupan anda untuk terbenamnya matahari kemarin.
19. Cintai kehidupan anda untuk semua rejeki yang akan anda terima.
20. Cintai kehidupan anda untuk kesehatan yang anda miliki.
21. Cintai kehidupan anda untuk semua keindahan yang bisa anda lihat di sekitar anda.
22. Cintai kehidupan anda untuk semua keburukan yang ada di sekitar anda, karena hal itu menjadi kontras bagi keindahan yang anda acuhkan.
23. Cintai kehidupan anda untuk semua teka-teki yang belum terpecahkan.
24. Cintai kehidupan anda untuk semua pertanyaan yang belum terjawab.
25. Cintai kehidupan anda untuk semua kemenangan anda.
26. Cintai kehidupan anda untuk semua nasihat baik yang anda ikuti.
27. Cintai kehidupan anda untuk semua kekalahan anda, karena mereka memberikan pelajaran berharga bagi anda.
28. Cintai kehidupan anda untuk musuh-musuh anda, karena mereka ada agar anda belajar mengampuni.
29. Cintai kehidupan anda untuk hal-hal kecil dalam kehidupan anda.
30. Cintai kehidupan anda untuk semua ambisi-ambisi yang anda canangkan.
31. Cintai kehidupan anda untuk semua jawaban yang telah anda peroleh hingga saat ini.
32. Cintai kehidupan anda untuk senyuman yang anda terima setiap hari.
33. Cintai kehidupan anda untuk senyuman yang anda berikan setiap hari.
34. Cintai kehidupan anda untuk pagi yang penuh semangat.
35. Cintai kehidupan anda untuk malam yang romantis.
36. Cintai kehidupan anda untuk kehidupan yang anda temukan kembali melalui mata anak-anak anda.
37. Cintai kehidupan anda untuk wangi hujan.
38. Cintai kehidupan anda untuk hadiah-hadiah yang harus anda berikan.
39. Cintai kehidupan anda untuk semua permainan yang belum anda mainkan.
40. Cintai kehidupan anda untuk salju berikutnya.
41. Cintai kehidupan anda untuk semua ide cemerlang yang anda miliki hari ini.
42. Cintai kehidupan anda untuk semua ide cemerlang yang akan anda miliki esok.
43. Cintai kehidupan anda untuk kejutan esok hari.
44. Cintai kehidupan anda untuk rejeki hari ini.
45. Cintai kehidupan anda untuk semua impian anda yang terwujud.
46. Cintai kehidupan anda untuk kenangan masa lalu, karena kenangan tersebut ada untuk mencerahkan anda.
47. Cintai kehidupan anda untuk semua kata-kata manis yang belum anda ucapkan pada orang-orang yang anda kasihi.
48. Cintai kehidupan anda untuk semua kata-kata manis yang anda dengar dari orang-orang yang anda sayangi.
49. Cintai kehidupan anda untuk semua orang-orang baik yang belum anda temui
50. Cintai kehidupan anda untuk semua kesalahan anda, sehingga anda bisa memiliki banyak waktu untuk memperbaikinya.
51. Cintai kehidupan anda untuk semua petualangan yang belum anda alami.
52. Cintai kehidupan anda untuk semua buku yang belum anda baca.
53. Cintai kehidupan anda untuk semua buku yang belum anda tulis.
54. Cintai kehidupan anda untuk semua tantangan yang harus anda hadapi di kemudian hari.
55. Cintai kehidupan anda untuk semua kisah yang belum anda dengar, tulis atau bayangkan.
56. Cintai kehidupan anda untuk orang yang menatap anda di cermin setiap pagi.
57. Cintai kehidupan anda untuk keluarga yang merawat anda.
58. Cintai kehidupan anda untuk segala hal yang harus anda bagikan dengan orang lain.
59. Cintai kehidupan anda untuk semua yang hilang dalam perjalanan anda, karena kehilangan akan menyediakan tempat untuk sesuatu yang lebih besar.
60. Cintai kehidupan anda untuk perasaan dalam hati anda yang dipenuhi oleh cinta.
61. Cintai kehidupan anda untuk semua impian yang belum tercapai karena anda akan memiliki waktu untuk mewujudkannya.
62. Cintai kehidupan anda untuk semua peluang yang menunggu anda di ujung jalan.
63. Cintai kehidupan anda untuk kebebasan pribadi yang anda raih.
64. Cintai kehidupan anda untuk segala hal yang telah anda ciptakan.
65. Cintai kehidupan anda untuk kesejukan musim hujan.
66. Cintai kehidupan anda untuk energi musim panas.
67. Cintai kehidupan anda untuk istirahat yang baik sepanjang malam tadi.
68. Cintai kehidupan anda untuk keselamatan yang anda lalui sepanjang hari ini.
69. Cintai kehidupan anda untuk semua keindahan dalam diri anda; yang menunggu untuk diketemukan.
70. Cintai kehidupan anda untuk semua warna fantastis yang mewarnai kehidupan anda setiap hari.
71. Cintai kehidupan anda untuk musik indah yang anda dengar hingga hari ini
72. Cintai kehidupan anda untuk orang-orang yang telah anda temui hingga hari ini; karena mereka adalah dunia anda yang berharga.
73. Cintai kehidupan anda untuk angin yang menerpa wajah anda setiap hari.
74. Cintai kehidupan anda untuk perubahan-perubahan mendadak pada rencana anda.
75. Cintai kehidupan anda untuk semua pertengkaran yang anda hindari.
76. Cintai kehidupan anda untuk semua persimpangan yang anda temui setiap hari; mereka ada untuk menawarkan jalan terbaik yang bisa anda pilih.
77. Cintai kehidupan anda untuk setiap detik yang anda lalui, karena detik inilah yang anda miliki, hanya detik ini.

Bersyukur dan Mengucapkan Terima Kasih

“Jika satu-satunya doa yang anda katakan dalam hidup anda adalah ‘terima kasih’, itu sudah cukup.” – Meister Eckhart
Bersyukur berarti mengucapkan terima kasih, menghitung berkat-berkat anda, memperhatikan keceriaan-keceriaan kecil, dan mengakui segala sesuatu yang anda terima. Hal ini berarti belajar untuk menjalani hidup seolah-olah segala sesuatu adalah keajaiban, dan menyadari secara terus menerus berapa banyak anda telah diberi. Kebiasaan bersyukur akan menggeser perhatian dari bagian hidup anda yang kurang kepada kelimpahan yang saat ini anda miliki. Selain itu, penelitian perilaku dan psikologis telah menunjukkan adanya perubahan hidup secara mengejutkan yang berasal dari praktek bersyukur. Mengucap syukur membuat orang lebih bahagia dan lebih tangguh, memperkuat hubungan, meningkatkan kesehatan, dan mengurangi stres.

Penelitian Menunjukkan Bersyukur Meningkatkan Kualitas Hidup

Dua psikolog, Michael McCollough dari Southern Methodist University di Dallas, Texas, dan Robert Emmons dari University of California di Davis, menulis sebuah artikel tentang percobaan yang mereka lakukan pada rasa syukur dan dampaknya terhadap kesejahteraan. Penelitian ini melibatkan beberapa ratus orang yang dibagi menjadi tiga kelompok yang berbeda dan semua peserta diminta untuk membuat catatan harian. Kelompok pertama membuat catatan harian dari peristiwa yang terjadi pada siang hari tanpa diberitahu secara khusus untuk menulis tentang hal-hal yang baik atau buruk, kelompok kedua diminta untuk merekam pengalaman tidak menyenangkan mereka, dan kelompok terakhir diperintahkan untuk membuat daftar harian terkait hal-hal yang mereka syukuri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan bersyukur harian menghasilkan tingkat yang lebih tinggi untuk kewaspadaan, antusiasme, tekad, optimisme, dan energi. Selain itu, mereka dalam kelompok syukur mengalami tingkat depresi dan stres yang kurang, lebih mungkin untuk membantu orang lain, berolahraga lebih teratur, dan membuat kemajuan yang lebih besar untuk mencapai tujuan pribadi.
Dr. Emmons – yang telah mempelajari rasa syukur selama hampir sepuluh tahun dan dianggap oleh banyak orang sebagai otoritas terkemuka di dunia pada rasa syukur – adalah penulis buku, “Thanks!: How the New Science of Gratitude Can Make You Happier”. Informasi dalam buku ini didasarkan pada penelitian yang melibatkan ribuan orang yang dilakukan oleh sejumlah peneliti yang berbeda di seluruh dunia. Salah satu hasil penelitian ini adalah bahwa dengan berlatih bersyukur dapat meningkatkan tingkat kebahagiaan sekitar 25%. Hal ini penting, mengingat ada beban tertentu yang terasa alami untuk tubuh anda dan berusaha untuk dipertahankan untuk mencapai kebahagiaan, yang disebut “tingkat dasar kebahagiaan”. Jika misalkan sesuatu yang buruk terjadi pada anda suatu hari, kebahagiaan anda dapat menurun sebentar, namun kemudian akan kembali ke “tingkat dasar kebahagiaan”. Demikian juga, jika sesuatu yang positif terjadi pada anda, tingkat kebahagiaan anda akan naik, dan kemudian kembali lagi pada “tingkat dasar kebahagiaan”. Praktek bersyukur akan meningkatkan “tingkat kebahagiaan dasar” ini, sehingga anda dapat tetap pada tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi terlepas dari apapun keadaan di luar.
Selain itu, penelitian Dr Emmons menunjukkan bahwa mereka yang mempraktekkan rasa syukur cenderung lebih kreatif, bangkit kembali lebih cepat dari keterpurukan, memiliki sistem kekebalan yang lebih kuat, dan memiliki hubungan sosial yang lebih tinggi dibanding mereka yang tidak berlatih bersyukur. Ia lebih jauh menunjukkan bahwa “Untuk merasa bersyukur bukan berarti mengatakan bahwa segala sesuatu dalam hidup kita terasa luar biasa. Ini berarti bahwa kita menyadari berkat-berkat kita.”

Perhatikan dan Hargai Pemberian Setiap Hari

Orang-orang cenderung untuk tidak memperhatikan hal-hal baik yang sudah ada dalam hidup mereka. Ada latihan bersyukur yang menginstruksikan anda harus membayangkan kehilangan beberapa hal yang tidak terlalu anda perhatikan selama ini, seperti rumah anda, kemampuan anda untuk melihat atau mendengar, kemampuan anda untuk berjalan, atau apapun yang saat ini memberikan anda kenyamanan. Kemudian bayangkan mendapatkan masing-masing hal tersebut kembali satu per satu, dan pertimbangkan untuk mengucapkan syukur dan terima kasih untuk masing-masing hal tersebut. Selain itu, anda perlu memulai menemukan sukacita dalam hal-hal kecil, bukan hanya pencapaian-pencapaian besar – seperti mendapatkan promosi, menikah, melahirkan, dan sebagainya.
Cara lain mengucapkan terima kasih untuk lebih menghargai hidup adalah dengan menggunakan rasa syukur dalam membantu anda meletakkan segala sesuatu dalam perspektif yang tepat. Ketika hal-hal tidak berjalan seperti anda harapkan, ingat bahwa setiap kesulitan membawa manfaat yang sama besarnya. Dalam menghadapi kesulitan tanyalah pada diri sendiri: “Apa yang baik tentang hal ini?”, “Apa yang bisa saya pelajari dari hal ini?”, Dan “Bagaimana saya bisa mendapatkan keuntungan dari ini?”

Ada Banyak Cara untuk Bersyukur dan Mengucapkan Terima Kasih

Sebuah metode umum untuk mengembangkan praktek syukur adalah dengan membuat jurnal rasa syukur, sebuah konsep yang dikenalkan dalam buku Sarah Ban Breathnach “Simple Abundance Journal of Gratitude”. Latihan ini pada dasarnya terdiri dari menuliskan setiap hari daftar tiga sampai sepuluh hal yang anda syukuri. Anda dapat melakukan hal ini di pagi hari atau sebelum tidur di malam hari. Kegiatan lainnya yang dapat anda coba adalah menulis surat terima kasih kepada orang yang telah memberikan pengaruh yang positif dalam hidup anda, namun anda belum benar-benar mengucapkan terima kasih. Beberapa ahli menyarankan anda untuk mengatur pertemuan dengan orang-orang tersebut dan membacakan suratnya kepada mereka face to face.

Kesimpulan

Setelah anda berorientasi mencari hal-hal untuk anda syukuri, anda akan menemukan bahwa anda mulai menghargai keceriaan-keceriaan kecil dan hal-hal yang sebelumnya tidak anda perhatikan. Bersyukur bukan hanya reaksi ketika anda mendapatkan apa yang anda inginkan, namun bersyukur setiap saat, bahkan ketika menghadapi situasi yang tidak menyenangkan. Hari ini, mulailah mengucapkan syukur dan terima kasih kepada setiap pengalaman yang anda dapatkan, jangan menunggu pengalaman positif terlebih dahulu untuk merasa bersyukur. Dengan cara ini, anda akan berada di jalan untuk menjadi seorang guru rasa syukur.

Perbedaan antara Fokus Pada Masalah dan Fokus Pada Solusi

Saya mendapatkan artikel ini dari seorang rekan beberapa tahun yang lalu. Ya, sudah sangat lama sekali, dan saya menemukan artikel ini pun tidak sengaja ketika saya sedang merapihkan file-file dalam notebook saya. Saya rasa artikel ini cukup bermanfaat untuk saya sharingkan kepada para pembaca akuinginsukses.com. Artikel aslinya berbahasa Inggris, jadi perlu saya terjemahkan terlebih dahulu ke dalam bahasa Indonesia. Sumber aslinya tidak diketahui.
Kita simak saja bersama-sama :

Kasus 1

Ketika NASA mengirimkan astronotnya ke luar angkasa, mereka menemukan fakta bahwa ternyata pena tidak bisa digunakan pada gravitasi nol (tinta tidak akan tertarik keluar). Untuk memecahkan masalah ini, mereka melakukan penelitian selama kurang lebih 1 dekade dan menghabiskan biaya sebesar $12 juta (setara dengan Rp.120 milyar dengan kurs $1=Rp.10.000,-).
Mereka merancang sebuah pena yang dapat digunakan pada gravitasi nol, menghadap keatas, bahkan di dalam air, pada permukaan apapun (termasuk kaca) dan suhu dingin 300 derajat celcius dibawah nol.
Dan Apa yang orang Rusia lakukan?
Mereka menggunakan pinsil ……

Kasus 2

Salah satu studi kasus yang paling terkenal dalam manajemen Jepang adalah kasus kotak sabun yang kosong, yang terjadi di perusahaan kosmetik terbesar di Jepang.
Perusahaan tersebut menerima keluhan dari konsumen bahwa sabun yang mereka beli ternyata kosong.
Dengan segera bagian keluhan pelanggan terjun langsung ke lapangan menuju bagian pengemasan produk. Bagian pengemasan produk adalah lini terakhir dari proses produksi sebelum menuju bagian pengiriman produk.
Mereka kemudian menemukan bahwa ternyata memang ada kotak sabun yang kosong yang melewati bagian pengemasan, dengan beberapa alasan.
Manajemen kemudian meminta para insinyurnya untuk memecahkan masalah ini. Para insinyur tersebut segera melakukan penelitian. Mereka bekerja sangat keras dan akhirnya menemukan mesin X-ray dengan resolusi tinggi yang dioperasikan oleh 2 orang untuk mengamati semua kotak sabun yang lewat, untuk memastikan bahwa kotak sabun tersebut tidak kosong.
Tidak perlu diragukan lagi hasil yang mereka capai. Mereka telah bekerja sangat keras dan cepat, namun mereka juga menghabiskan biaya yang tidak sedikit.
Di bagian tempat yang lain, sebuah perusahaan dengan skala yang jauh lebih kecil menemukan permasalahan yang serupa. Namun mereka tidak menggunakan mesin X-Ray yang sangat rumit. Mereka mencoba melakukan pemecahan dengan cara yang berbeda.
Mereka membeli sebuah kipas angin khusus yang sangat kuat dan menaruhnya pada suatu titik di bagian pengemasan. Setelah kipas angin tersebut dinyalakan, maka setiap kotak sabun yang kosong dan melewati kipas tersebut akan segera terbang tertiup angin.
Apa pesan yang ingin disampaikan dari 2 kasus diatas?
Temukan segala kemungkinan pemecahan-pemecahan masalah dengan sederhana. Mulailah belajar untuk fokus pada solusi, bukan pada masalah.

Seni Sebuah Senyum

“Terlalu sering kita meremehkan kekuatan dari sebuah sentuhan, senyuman, kata-kata yang manis, telinga yang mendengarkan, dan pujian yang jujur, atau tindakan-tindakan kecil dari sebuah kepedulian, yang semuanya memiliki potensi untuk mengubah kehidupan di sekitar.”
- Leo F. Buscaglia -
Sebenarnya, tidak ada seni. Hanya ingin mengatakan bahwa anda dilahirkan untuk menjadi bahagia, dan anda dapat menunjukkan kebahagiaan ini dengan senyum indah Anda.
Sampai batas tertentu, kita semua tahu bagaimana menemukan senyum yang tulus, pada dasarnya rumusnya adalah seperti ini:
Senyum tulus = mata berkerut
Kita semua cukup paham dengan skala tulus ini. Ketika kita berpapasan dengan orang asing atau kenalan biasa dalam lift, kita memberi mereka senyum tulus? itu adalah senyum palsu, atau dalam bahasa halus senyum sopan. Saya juga melakukannya dengan tak sadarkan diri, ketika sedang berjalan-jalan atau sambil menunggu sesuatu.
Pelajarannya adalah tersenyum dengan mata anda! Rasakan benar-benar dan hal itu nanti akan keluar secara alami.
Senyum adalah tindakan yang begitu sederhana, namun dampaknya sangat kuat. Beberapa dampak nyata dari perasaan sukacita internal anda adalah:
Orang akan tertarik kepada anda – Saya tidak bermaksud secara seksual (meskipun mungkin hal itu bisa saja terjadi), tetapi orang-orang akan merasa tertarik pada energi anda. Bila anda lebih banyak tersenyum, anda akan membawa aura dan ketenangan yang akan menarik orang kepada anda. Orang akan berharap untuk berada di dekat anda, untuk merasakan bahwa mereka merasakan perasaan yang luar biasa di dekat anda. Kita semua pasti menyukai dan ingin berada di sekitar orang-orang yang bahagia dan ceria, bukan?
Optimis – Anda akan merasa lebih positif tentang diri anda sendiri dan dunia.
Kebahagiaan dan keceriaan - Senyum adalah ekspresi kebahagiaan dan sukacita di dalam diri anda. Layaknya sebuah spiral yang naik ke atas, senyum akan meningkatkan kebahagiaan yang anda rasakan.
Sehat – Senyum dapat mempengaruhi kondisi internal anda, yang dapat memiliki dampak psikologis pada kesehatan fisik dan mental.
Merasa dekat – Senyum merupakan tanda menerima dengan senang hati dan akan membuat orang merasa lebih nyaman.
Membuat orang lain gembira - Senyum memiliki kekuatan untuk membuat orang lain merasa nyaman terhadap diri mereka sendiri. Senyum menghangatkan hati dan memiliki kekuatan untuk menghibur orang lain secara langsung.
Senyum akan menular – Orang lain dapat dengan cepat dan mudah menangkapnya dan akan mengalami ‘efek samping’seperti di atas.

Lakukan Tantangan Senyum

Tersenyum pada orang asing – Anda pernah mengalami saat-saat ketika anda berpapasan dengan orang asing atau sengaja menangkap tatapan seseorang, dan anda berdua tiba-tiba akan terlihat canggung di kejauhan atau berpura-pura kita melihat sesuatu yang lain? Nah, jika anda sering mengalaminya maka tantangannya adalah untuk memberi mereka senyuman lebar. Sebuah senyum tulus akan menunjukkan semuanya, termasuk gigi.
Deepak Chopra, seorang motivator, berbicara tentang memberi setiap orang yang anda temui dengan sebuah hadiah kecil. Saya melakukannya dengan sebuah senyum. Mengapa tidak? Ini tidak memerlukan biaya apa-apa, ditambah hal ini jauh lebih menyenangkan daripada anda merasa canggung dan berpura-pura anda tidak disana. Saya juga senang melihat reaksi orang-orang ketika kita tersenyum pada mereka, yang sebelumnya tidak mereka harapkan. Beberapa senyuman, dan orang lain akan merasa surprise dan tersenyum balik pada anda, yang pada akhirnya akan memunculkan rasa kehangatan di dalam diri.
Tersenyum pada tunawisma atau pengemis – Pada dasarnya sebagian besar dari mereka adalah orang-orang baik. Mereka juga membutuhkan perhatian dan pengakuan. Jadi, beri mereka sesuatu lebih dari sekedar uang. Jadi berikutnya jika ada seseorang yang meminta sedekah pada anda, cobalah untuk tidak mengabaikan mereka. Senyumlah dengan hangat pada mereka. Jika anda merasa tidak ingin memberikan uang, katakan saja “Maaf, saya tidak memiliki uang kecil sekarang”. Demikian pula, jika ada seseorang yang mencoba untuk menjual sesuatu pada anda dan anda tidak tertarik, cukup tersenyum dan katakan kepada mereka “Tidak terima kasih”. Saya telah menemukan bahwa dibutuhkan lebih banyak energi untuk mengabaikan dan berpura-pura menjadi sangat serius, daripada tersenyum. Jadi tersenyumlah! Buatlah hari yang indah untuk seseorang! :)
Tersenyum lebar – Sadarkah anda bahwa anda hanya memberikan setengah dari senyum anda ketika anda mencoba untuk sekedar bersikap sopan? Seperti di lift misalkan, atau menabrak seseorang di depan pintu, atau menunggu dalam antrean. Mengapa tidak berlatih memberi mereka senyum yang tulus? Karena hal ini akan mengurangi kecanggungan anda dan anda berpotensi membuat hari seseorang menjadi indah, atau mendapatkan teman baru.
Senyum di tempat kerja – Hidup di bawah rutinitas dapat menjadikan kita seperti robot, seperti di tempat kerja. Datang di pagi hari, memulai pekerjaan, istirahat siang, dan pulang di sore hari, begitu seterusnya. Setiap hari kita menjalani rutinitas yang sama. Target anda hanyalah pergi bekerja, melakukan pekerjaan anda dan seringkali kita melupakan rekan-rekan kerja di sekitar anda. Jadi tantangannya adalah berlatih dengan senyum berseri-seri ketika anda datang ke tempat kerja. Senyum tulus dengan setiap orang yang anda temui di kantor. Jadikanlah anda senang melihat mereka dan bawalah lebih banyak kesenangan ke dalam kehidupan orang lain. Tanyalah dengan tulus dan semangat kepada mereka “Apa kabar?”, atau “Bagaimana akhir pekan anda?”. Kemudian perhatikan senyum di wajah mereka?
Sebuah pujian kecil dengan senyuman anda – Saat bertemu atau menghadapi orang, carilah hal-hal yang anda kagumi atau sukai tentang mereka, betapapun kecilnya, biarkan mereka tahu. Sebuah pujian tulus kecil dapat mengangkat semangat mereka dalam waktu yang lama.
Saya telah menemukan hal-hal berguna yang membuat saya tersenyum. Beberapa momen yang membuat saya tersenyum adalah:
- Ketika anak saya yang masih bayi tersenyum.
- Ketika saya menikmati rasa dari secangkir teh creamer.
- Ketika saya membaca komentar yang ditinggalkan oleh pembaca.
- Ketika istri saya menyambut saya pulang di rumah.
- Ketika saya dan tim berhasil mencapai target.
Anda mungkin ingin meluangkan waktu beberapa menit untuk membuat daftar hal-hal yang akan membawa senyum di wajah Anda.

Tips Lainnya Untuk Membawa Lebih Banyak Senyum Dalam Hidup Anda

Jurnal senyum – Selama dua minggu, rekam momen-momen yang membuat senyum indah anda keluar. Jika anda merasa down, lihat kembali buku tersebut dan carilah hal-hal yang membuat anda tersenyum. Merasakan kembali pengalaman tersebut akan mengingatkan diri anda sendiri untuk kembali menjadi positif. Anda memang tidak bisa secara fisik marah dan senyum pada saat yang bersamaan. Namun dalam psikologi fisiologis, jika terjadi konflik antara tindakan fisik dengan perasaan di dalam diri anda, maka perasaan akan bergeser untuk mencocokkan keadaan di luar anda. Jadi salah satu cara untuk merubah emosi anda adalah dengan mengubah fisiologi Anda.
Apresiasi – Identifikasi hal-hal yang anda syukuri, kemudian fokus pada hal-hal tersebut sebanyak mungkin.
Humor – Buat sebuah jadwal untuk menonton film komedi. Bergaul dengan orang-orang yang membuat anda tertawa.
Manjakan diri anda sendiri - Ketika kita merasa lebih terhubung dengan diri kita sendiri, kita merasa sukacita dan cenderung mengalami lebih banyak senyum.
Carilah keluguan – Amati anak kecil atau hewan peliharaan yang sedang bermain dengan bebasnya. Tontonlah kepolosan mereka, nikmati kehadiran mereka bersama anda. Apakah anda tersenyum? Apakah anda merasa bahagia untuk mereka? Itu karena anda terhubung dengan kepolosan yang sama dalam diri anda.